Berada di luar negeri belum lengkap rasanya jika belum berbagi pengalaman dan bercerita tentang tempat2 yang menarik yang pernah dikunjungi, walaupun sebenarnya disini tidak begitu banyak tempat bagus yang bisa dikunjungi dan aku juga sibuk dengan pekerjaan hingga jarang ada waktu luang untuk jalan-jalan. Namun aku akan berbagi cerita tentang beberapa tempat yang pernah atau sering aku kunjungi selama disini.
Museum of Islamic Art.
Salah satu daya tarik wisata yang ada di Doha adalah Museum of Islamic Art, dimana didalamnya menyimpan benda-benda yang memiliki peranan penting dalam sejarah agama Islam yang dikumpukan dari berbagai negara di dunia. Koleksinya mencakup tiga benua dan lebih dari satu millennium, koleksi tertua di museum ini dimulai dari abad ke 7.
Museum yang terletak di pinggir pantai Doha Corniche ini memiliki arsitektur yang indah dan megah, letaknya yang menjorok ke laut memberi keindahan dan daya tarik tersendiri dilokasi tersebut yang tidak mungkin terlewatkan oleh mata kita jika kita melintas di daerah itu. Bangunan museum tersebut di rancang oleh arsitek ternama dunia I. M. Pei, dia juga yang terkenal dengan rancangan Pyramid nya di Louvre Museum di Paris dan juga banyak gedung2 iconic lainnya di seluruh dunia.
Aku sudah dua kali berkesempatan untuk mengunjungi nya, aku berkunjung dua kali karena pada kunjungan yang pertama aku tidak sempat melihat semua karena museum nya keburu tutup (museum tutup pukul 17:30). Di kunjungan ke dua ini pun aku datangnya mepet banget, karena bangun kesiangan dan banyak yang harus dikerjakan dulu dirumah. Hehehe … Pada kunjungan kali ini aku juga berkesempatan mengambil beberapa foto, baik di luar maupun di dalam museum, para pengunjung memang diperbolehkan untuk mengambil gambar di dalam museum.
Arsitektur di dalam museum pun sangat indah dan megah, sebelum kita masuk kita diharuskan men-scan barang bawaan kita seperti di airport, kemudian kita diberi tiket pengunjung dan
brosur tentang museum tersebut. Di lobby lantai dasar terdapat sebuah coffee shop yang menyatu dengan toko souvenir. Lalu terdapat ruang pameran, auditorium dan juga sebuah jendela besar yang menghadap langsung ke laut. Kita bisa menikmati kopi sambil memandang ke laut, sungguh sesuatu yang sangat menyenangkan.
Naik kelantai selanjutnya kita akan menemukan galeri pameran pertama, ruang pameran tersebut berbentuk melingkar, didalamnya terdapat ruangan2 yang dipisahkan berdasarkan kategori2 tertentu. Di lantai dua galeri disusun berdasarkan tema dari koleksinya yaitu calligraphy, figures art, patterns, dan science in art *favorit aku tuh*
Di lantai berikutnya kita menemui ruangan galeri yang sama persis dengan lantai sebelumnya, koleksi disini disusun berdasarkan kronologisnya secara berseri dari dinasti Islam paling tua hingga yang terbaru.
Setelah puas berkeliling dan mengambil foto aku pun bergegas pulang karena waktu menunjukkan pukul 17:20, hanya ada 10 menit lagi sebelum museum tutup, … oya musholla dan toilet berada di lantai dasar, musholla dan toilet nya pun sangat nyaman. Terdapat pula keran untuk air minum bagi para pengunjung.
Usai sudah kunjunganku ke Museum of Islamic art di Doha hari itu, sebenarnya ada beberapa tempat lagi didalam museum yang tidak bisa aku kunjungi seperti perpustakaan ….., dll. Aku keluar dari museum sekitar pukul 17:35 , lalu aku berjalan menyusuri corniche untuk kemudian menuju tempat favoritku, Souq Waqif dan makan malam disana.
Aku akan bercerita tentang Souq Waqif pada postingan selanjutnya. ….. sampai jumpa ^^
Foto2 : koleksi pribadi pake kamera hape …












Musiumnya keren ya, lagian lebih bersih daripada kebanyakan musium yang ada di indonesia, hihihii…
Itu barangnya terlihat masih baru ya, bukan kayak barang peninggalan pra sejarah
Waaauw… museumnya berkesan futuristis dan modern.
Itu ada foto topeng… topeng apa ya?
huaaaaaaaa #mupeng
kalo kesana lagi, ajak-ajak saya yaaaaa~^^
*eh, serius nih…
hahaha… museum ini membuat pertemanan saya hancur… padahal saya pengen banget ke qatar, dengan maksud dia jadi guide…
(penggunaan bangetttt)
*ditimpuk puun kurma
saya punya teman yg kerja di Qatar juga… nah suatu waktu dia photo ini museum, yaaa… emang sih photo dia canggih banget… tapi angle nya kok kayaknya gimanaaaa gitu, karena gak terima masukan (salah saya juga sih, dia jg lagi enggak nanya masukan) ya dia marah… yaudah deh… dianya memutuskan hubungan…
hehehe… dia nya aja yang sensi… mungkin karena beli kamera mahal banget (leica) pengen di puji, taunya pas sama saya, saya malah ngoreksi bukan muji… padahal photo2 yang di lokasi lain saya puji… ah gak tau lah… dianya lagi PMS kali
wwkwkwkwk… (cowo kok pms)
ryuuzu shiroihana,..
wessss ke museum islamic euy.. hebat lah sekarang solatnya dah rajin. Mhuahahahahahah
Wuidiiiih, museumnya keren banget! Sangat terawat mulai dari gedung sampai isinya. Rame pengunjung gak, Fey?
desain bangunannya aja keren gila gitu ckckckckckk……
Keren ya, padahal desainnya kotak-kotak gitu doang..
Etapi kita harus cinta museum kita sendiri lho..
photo2nya bikin pengin aja …
mantap!
Subhanallah..
Keren2 banget.
Terlihat mewah
Huaaah pengen liat langsung >.<
Btw, salam kenal
Alhamdulillah, akhirnya keluar juga dari draft, jadi bunda bisa ikutan menikmati isi museum Doha juga Fey lewat foto2 disini.
Pake kamera hape , tapi fotonya keren2 ya , bagus2 gituh Fey
Wah, negara kaya, banyak uang, museum nya ja keren banget
makasih ya Fey, dah berbagi cerita dan foto2 indah ini
salam
Pingback: Berkunjung ke Souq Waqif di Doha, Qatar | feisafirmansyah
kapan ya bisa ikutan ke sana..
pengen nih..
wah dah pergi kesan sekarang rililan w kesana sayang musium nya hanya banrang baru gada yg tua….. cuma banyak guci ajah sama piring di sana… kaga kaya di indonesia barang jadul berooo masih bagus di indonesia si, tapi bagus musium Qatar untuk gedung nya yg dekat Kornis