Category Archives: Life

It’s all about me and what I feel

Mengenal Dean & Deluca , Surga para pecinta masak dan makanan

Bagi yang gemar masak-memasak, atau penggemar makanan mungkin Dean & Deluca merupakan surga buat anda, gourmet store yang berawal dan berpusat di New York ini memang menyediakan segalanya yang anda butuhkan untuk keperluan kuliner anda. Mulai dari bumbu-bumbu, keju, daging, sayur dan buah, roti,coklat hingga alat-alat dapur semuanya tersedia disini, tidak hanya itu saja, Dean & Deluca juga menyajikan berbagai hidangan siap saji, salad, sandwich, pastry ataupun secangkir kopi yang lezat.

Barang-barang yang ditawarkan pun memang bukan barang sembarangan, semuanya adalah hasil seleksi terbaik dari berbagai negara di dunia yang memiliki keunikan tersendiri didalamnya. Tak heran harganya pun sangat tinggi, anda harus merogoh kocek sedikit lebih dalam jika ingin mendapatkan makan malam istimewa ala Dean & Deluca.

Semuanya bermula pada bulan September 1977 ketika Joel Dean dan Giorgio Deluca membuka toko pertama mereka di Soho, New York, mereka telah berkeliling dunia guna mencari bahan-bahan makanan yang khas dari tiap Negara dan membawanya ke pasar Amerika. Balsamic Vinegar, Pesto, dan Olive Oil adalah 3 produk awal yang mereka temukan dan perkenalkan. Hasil jerih payah dan impian mereka untuk memberikan pengalaman yang luar biasa dalam memasak dan menyantap makanan terwujud, dan terus berkembang hingga saat ini. Kini mereka telah memiliki ratusan cabang yang tersebar di berbagai Negara dan masih akan terus bertambah.

“Every product tells a story” , setiap produk mememiliki cerita sendiri dibaliknya, yang ternyata sangat menarik untuk diketahui dan akan memberi pengalaman tersendiri bagi anda dalam menikmatinya. Seperti spinosi pasta dari Italy yang dibuat menggunakan 10 butir telur per satu kilo tepungnya, Savannah Bee Honey dari Amerika yang didirikan oleh seorang mantan jurnalis yang banting stir menjadi pengusaha madu. Balsamic Vinegar dari Italy yang telah melalui proses “penuaan” hingga 50 bahkan 100 tahun *yang ini mahalnya minta ampun*, juga bagaimana sebotol Extra Virgin Olive Oil dihasilkan, Dan banyak lagi produk-produk makanan dalam kemasan lainnya yang unik dan menarik yang mungkin belum pernah anda temui sebelumnya.

Bagi yang pernah nonton film Julie & Julia, The Devil Wears Prada, The Terminal. Nama Dean & Deluca tersebut atau terlihat di dalamnya … ^^

Apakah ada produk Indonesia yang dijual di Dean & Deluca? , tentu saja ada, walau hanya sedikit. Saya pernah menemukan fillet ikan tuna segar yang berasal dari Indonesia, kemudian ada sebuah perusahaan Jerman yang mengkhususkan diri memproduksi produk-produk dari Asia, namanya “Lien Ying”. Perusaahaan tersebut memproduksi beberapa produk dari Indonesia seperti kecap manis, sambal oelek terasi, sambal nasi goreng, bumbu satay dan lain-lain. Namun kalau rasanya sih kayanya masih jauh lebih enak yang beneran authentic buatan Indonesia, tapi tak apalah setidaknya ada produk “berbau” Indonesia yang di jual dan diperkenalkan di pasar internasional. Tapi produk Indonesia juga berperan di dalam kegiatan operasional Dean & Deluca lho, keranjang keranjang rotan yan digunakan buat display itu semuanya made in Indonesia. *Bangga*

Di beberapa lokasi Dean & Deluca bukan merupakan toko yang besar, tapi hanya berupa café maupun coffee shop. Dan untuk Dean & Deluca di timur tengah anda tidak akan menemukan Wine  dan tentu saja daging babi.

Nah bagi anda yang ingin mencoba pengalaman baru dalam masak memasak atau dalam menyantap makanan, Dean & Deluca bisa menjadi tempat yang cocok buat anda. Untuk lokasinya di Asia, Dean & Deluca dapat ditemui di Bangkok, Taipei, Tokyo dan segera buka di Korea dan Turki. Dan di timur tengah Dean & Deluca hadir di Kuwait, Qatar, Dubai.

Selamat makan.

DEAN & DELUCA, Purveyor of fine food

————————————————————————————————

Bagi saya pribadi, sebagai seorang karyawan dan bagian dari opening team di Dean & Deluca Qatar,itu adalah suatu pengalaman yang tak ternilai, dimana kita bisa mengetahui dan mempelajari tentang keberagaman kuliner dari seluruh dunia yang tak pernah saya ketahui (bahkan terbayangkan) sebelumnya.

Ketika pada awal training tentang “product knowledge”, saya benar-benar excited dan kagum, yang kemudian membuat saya ingin berbagi apa yang telah saya ketahui kepada orang lain, saya merasa senang saja ketika menjelaskan kepada kepada orang lain dan orang lain pun tertarik dan menjadi tahu tentang hal tersebut. Seperti ketika ada seseorang yang bertanya tentang teh, kemudian saya jelaskan panjang lebar tentangnya, mulai dari sejarah, jenis-jenis nya dan proses pembuatannya hingga khasiatnya. Benar benar hal yang menyenangkan ketika seseorang tersebut pada akhirnya membeli produknya namun bukan hanya produk yang dia dapatkan, tapi juga sedikit pengetahuan yang telah saya bagi.

Saya pada awal-awal Dean & Deluca buka di Qatar berkerja sebagai sales associate di departemen makanan kemasan, sangat menyenangkan melihat pengunjung yang datang, dari berbagai kewarganegaraan dan bisa berbincang-bincang dengan mereka tentang produk-produk yang ditawarkan atau bahkan kadang saya juga mendapat pengetahuan baru dari pengunjung tersebut. Sungguh pengalaman yang menyenangkan, kini saya bekerja didalam karena lebih dipercaya untuk menangani urusan logistic, seperti penerimaan barang, order, inventory dan lain-lain.

before opening

Caviar

ket. gambar:

Caviar-caviar yang dijual di Dean & Deluca Qatar. yang paling mahal di gambar tertera QR. 1599/piece atau sekitar 3.9 juta/ buah .itu ukurannya kecil lho, mungkin hanya 25 -50 gram. Nah klo yang GOLD Caviar itu emang ada emasnya didalamnya lho, dicampur di caviarnya, emas 24 karat yang bisa dimakan tentunya ^^, gak percaya?? silakan liat di sini

Video yg aku ambil beberapa minggu sebelum Dean & Deluca Qatar buka, masih dalam persiapan

Mungkin jika ada waktu saya akan membuat posting tentang produk yang dijual disana.

Feisa Januar Firmansyah

Advertisements

Akhirnya nulis lagi …

Wah gak kerasa udah lama banget aku gak posting disini, udah lebih dari 7 bulan. ada aja kendala yang menghalangi aku untuk nulis lagi, mulai dari gak ada koneksi internet selama 2 bulan, ganti laptop, kesibukan di pekerjaan yang bikin males kalo dah nyampe dirumah *maunya langsung tidur mulu*, sampai pada kejenuhan yang luar biasa dengan keadaan disini yang bikin aku menjadi malas total dan gak produktif  *nambah berat badan juga* >__<

  

mudah2an sahabat2 blogger ku masih pada inget ama aku ya …

 

Kejenuhan yang luar biasa …., ya, itulah yang sepertinya kualami saat ini, monotonitas dari rutinitas sehari2 yang makin lama makin tak tertahankan lagi ditambah kondisi lingkungan yang “aneh” disini. gak ada kegiatan lain yang produktif belakangan ini, hanya bangun, pergi kerja, pulang, internetan, tidur… , kerja lagi … pada hari libur juga sama aja, bangun …., internet atau game seharian, sedikit beres2 (karena banyak kutu kasur a.k.a BedBugs yang pertumbuhannya sangat luar biasa yang bikin aku *dan teman2 sekamar* gak bisa tidur) jadi mau gak mau harus diberesin lah sedikit2, seminggu sekali *klo lagi rajin itu juga*, ganti sprei, dll. …. trus lanjut internetan ampe tidur lagi, (note : laptop aku tergantung di atas kasur, jadi artinya seharian/most of the time aku gak beranjak dari kasur hehehe).

  

kondisi seperti itu  nampaknya berdampak pada kondisi kesehatan yang kurang baik pula. lagipula emang pada dasarnya aku gak suka olah raga, jadi pergerakan yang dilakukan tubuh paling banyak cuma pas jalan kaki ketempat kerja doang, itu juga cuma 20 menit maksimal tiap hari, (40 menit kalo mampir ke carrefour dulu). tambah lagi mata yang sering bgt kena sore eyes, mata merah, iritasi dll. karena bisa dibilang aku seharian melototin layar monitor, mulai dari bangun tidur … buka fb & twitteran, lalu di tempat kerja melototin excel sheet penuh huruf dan angka yg kecil2 seharian, lanjut pas pulang stay tuned di depan si laptop ampe waktunya tidur. besoknya … ya gitu lagi …. >_< , tambahan di perjalanan jalan kaki ke tempat kerja dibawah matahari yang super duper terik dan silau luar biasa bikin mata gak bisa terbuka sepenuhnya saking silaunya *rencana beli kacamata belum kesampean aja ampe sekarang* , terus jika sekalinya nggak panas ya badai pasir …. jalan ampe gelap ama debu. hhhh …

  

 masalah selanjutnya yaitu insomnia, yang ini lumayan parah tapi alhamdulillah sekarang udah agak mendingan, dulu pernah ampe gak bisa tidur sama sekali dan harus mengkonsumsi obat2an cuma buat bikin ngantuk dan tidur nyenyak. habisnya kalo tidur gak minum obat jika tiba2 kebangun mustahil aku bisa lanjut tidur lagi… itu yang bikin kesel soalnya aku gampang banget kebangun. tapi sekarang udah lumayan lah, sejak banyak makan sayuran dan ngurangin minum obat tidurnya. eh ..tenang obatnya bukan oobat yg gimana2 kok, dijual bebas di pharmacy disini, cuman ya jgn banyak2 aja …. hehehe.

  

ya begitulah, sedikit gambaran tentang keadaan aku saat ini … bener2 jenuh, dan lagipula Doha bukan tempat yang menarik untuk hidup, sangat nimimnya tempat untuk refreshing, kondisi keuangan yang pas2an dan  kondisi cuaca yang panasnya sangat extrim membuat aku enggan dan segan untuk jalan2 keluar, paling pas abis gajian doang pergi belanja buat nyicil oleh2 atau makan diluar.

  

Tapi dibalik hal2 tersebut diatas, masih banyak hal2 yang bisa bikin aku senang, masih ada si pacar yang walaupun jauh di indonesia tapi siap dihubungi setiap saat lewat skype atau whatsapp. masih banyak teman2 seperjuangan disini dari berbagai bangsa yang kadang2 bisa bikin senyum2. dan yang paling penting adalah pengalaman hidup yang bisa aku petik di tempat ini, … it’s priceless. uang memang penting, tapi bukan segalanya. fase yang aku jalani saat ini adalah proses pembelajaran yang aku yakin akan berdampak besar dalam hidup aku nanti, banyak manfaat dan ilmu yang aku dapat selama disini yang semoga kelak dapat berguna untuk aku pribadi maupun orang2 disekitar aku.

  

dan …… nampaknya dua setengah tahun sudah cukup bagiku untuk berada disini, aku memutuskan untuk pulang bulan september ini, rasa rindu pada kampung halaman memang sulit untuk terbendung. walaupun uang yang terkumpul selama kerja disini sangat2 minim tapi setidaknya aku merasa sedikit lebih pintar sekarang, tahu banyak hal yang sebelumnya tak pernah aku ketahui, lebih percaya diri untuk mencari pekerjaan baru baik di tanah air maupun di negara lain lagi.

  

Yosh … surat resign udah siap, persiapan pulang siap, oleh-oleh 70% ready, tinggal nunggu bulan agustus aja buat ngajuin nya dan insya Allah pertengahan september aku udah ada di indonesia , well lebaran di kampung  nya kelewat lagi deh … gpp lah buat menghemat pengeluaran juga hehehe.

  

doakan semoga semuanya baik2 aja dan berjalan sesuai rencana ya….. (^^,)

  

Sedikit tentang Qatar

Qatar hanyalah sebuah negara kecil berbentuk semenanjung di timur tengah, berbatasan dengan Arab Saudi di sebelah selatan dan teluk Persia di sebelah utara. Negara ini berbentuk Monarki yang dipimpin oleh Raja dan keluarganya.  banyak orang tidak menyadari keberadaan Qatar *termasuk aku*. Barulah ketika  menjadi tuan rumah ASIAN games tahun 2006 nama Qatar mulai terdengar, dan siapa yang menyangka suatu hari aku bakal pergi dan bekerja disana. Namun sekarang nama Qatar sudah mulai terdengar di dunia karena Qatar resmi terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2022

Satu kata yang bisa menggambarkan Qatar adalah “kaya”. Yup, negara ini luar biasa kaya nya, sumber pengasilan utamanya adalah gas alam dan minyak bumi sebagaimana negara2 Arab pada umumnya.

Kandungan gas dan minyak bumi Qatar sangatlah banyak, bahkan termasuk yang terbesar didunia, mereka bisa memproduksi 77 juta ton gas alam pertahun dan mengekspornya ke negara-negara lain.

 

Tak heran jika penduduk lokal nya, atau biasa disebut “Qatari” memiliki kekayaan yang sangat-sangat besar. Seakan uang tidak ada harganya bagi mereka, mobil mewah jenis apapun dapat kita temui disini dan tidak menjadi hal yang aneh ketika kita melihatnya di jalan.

Harga 1 liter bensin disini lebih murah dari sebotol air mineral, yaitu 0.70 Riyal (70  dirhams) sekitar Rp.1750 / liter nya. Jadi bahan bakar sama sekali bukan masalah disini, yang jadi masalah hanyalah tingkat kemacetan yang kian hari kian buruk diakibatkan saking banyaknya mobil2 pribadi. Harga mobil disini memang lebih murah dibanding di Indonesia, sekitar 3 kali lebih murah dikarenakan rendahnya pajak dinegara ini. Contohnya harga sebuah Honda jazz 2008 second hand yang masih mulus sekitar Rp. 49juta.  Dan perputaran mobil pun sangat cepat karena seringnya orang berganti-ganti kendaraan.

Transportasi di negara ini hanya ada satu perusahaan milik negara yaitu “Karwa” yang mencakup bus, taksi, taksi airport, bus sekolah, dll. Terkadang sangat sulit untuk mendapatkan taksi disini dikarenakan sedikitnya unit yang beroperasi dan hanya beroperasi di daerah-daerah yang ramai saja, sangat jarang ditemui di daerah pinggiran, karenanya banyak bermunculan car-lift  atau taksi gelap dimana-mana. Bus juga hanya ada 1 bus station di Doha, jadi bus-bus hanya berputar saja dan kembali lagi ke station. … aneh emang, ya lagipula jarang yang memakai bus, hanya para pekerja saja, penduduk lokal nya mana ada yang mau naik bus. Bus hanya penuh pada hari libur saja.

Kekayaan negara ini menjadi daya tarik bagi para pencari kerja dari negara-negara lain, dan memang negara ini membutuhkan tenaga kerja asing dalam segala sektor (bahkan polisi dan militernya), karena para penduduk aslinya rata2 memiliki bisnis keluarga dan cenderung tidak mau bekerja *mungkin karena sudah terlalu banyak uang*. Jadilah negara ini dipenuhi para pendatang dari mana-mana, ada para expatriate yang bekerja di perusahaan2 besar dan minyak, kemudian para pekerja menengah yang bekerja di kantor2, toko2, mall2 dll . *aku termasuk didalamnya ^^ * . lalu ada juga para pembantu rumah tangga dan buruh-buruh pabrik dan bangunan .

Disini negara sangat mengutamakan wanita dan keluarga, ada beberapa tempat yang hanya terbuka untuk keluarga, seperti mall pada akhir pekan dan hari-hari besar, jadi jika aku pergi kesana pada saat itu aku tidak akan diperbolehkan masuk *kecuali jika kita bekerja disana*. Hal ini juga berlaku di taman-taman dan tempat rekreasi. Oleh karenanya aku malas kalau dapat libur dan harus pergi pada akhir pekan. Oya karena disini merupakan negara Arab maka hari libur tiap minggunya adalah hari Jum’at.

Negara ini benar2 ingin menjadi negara olah raga, banyak sekali fasilitas-fasilitas olah raga yang modern, baik yang sudah jadi maupun yang masih dibangun, banyak pula event-event olah raga kelas dunia yang di gelar disini, dan dengan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah piala dunia 2022 maka terwujudlah impian terbesar Qatar.

Hmm trus apalagi ya …. Oh masalah tempat tinggal, harga sewa kamar disini sangat-sangat mahal jadi kita harus berbagi dengan orang lain, contohnya kamar aku sekarang perbulannya kita harus membayar 3000 QR atau sekitar Rp. 7.350.000 (muahaal bgt bukan? Di Indonesia kita bisa dapet kontrakan satu rumah untuk satu tahun dengan nilai segitu), aku tinggal bersama 5 org lainnya jadi hanya membayar 500 QR/ bulan.

Biaya hidup disini juga lumayan tinggi, sekali makan bisa habis sekitar 10-20 QR (Rp.25ribu-50ribu) itu pun yang paling murah,  McDonalds, KFC termasuk makanan yang murah, namun aku lebih memilih untuk makan di rumah makan india dari pada harus makan junk food seperti itu. Karena kita bisa makan nasi dengan porsi yang banyak. 🙂

Itulah sedikit cerita tentang Qatar dari aku , sekedar berbagi pengalaman aja, semoga bisa menambah pengetahuan sobat-sobat blogger semua

salam

Kerja lagiiiiii …..

Uuuuuuh ….. hari pertama kerja setelah liburan emang bikin maleeees banget, bawaannya ngantuk mulu sepanjang waktu, apalagi liburan aku termasuk lama, 39 hari. 39 hari yang kebanyakan dihabiskan cuma diem dikamar, makan, tidur, internetan, sesekali jalan2 keluar juga sih walau gak terlalu sering guna menghemat pengeluaran karena aku termasuk seorang yang shopaholic. Biasanya klo jalan suka nemu aja barang yang pengen dibeli, dan buruknya lagi itu barang suka langsung dibeli. hehehe  , sekarang udah mulai dikurangi ah kebiasaan itu dan mulai mikir buat nabung,  tapi tetep aja kadang2 suka tergoda buat belanja, apalagi bulan desember –januari tuh musim diskon gede2an … kadang suka lupa diri belanjanya.

Aku memang memutuskan tidak pulang ke Indonesia liburan kemarin karena disamping tiket pulang-balik yang lumayan mahal, aku juga merasa di Indonesia akan banyak sekali  pengeluaran dan aku tidak punya tabungan juga, jadi ya sudah akhirnya diem disini aja ngambil local vacation, mengesampingkan rasa kangen pada keluarga, pacar dan teman2, toh masih bisa bertemu mereka secara online.

Meja kerjakuDan hari ini aku kembali duduk di ruangan sempit ini, didepan layar monitor yang sudah sebulan lebih kutinggalkan, bertemu kembali dengan si “system” dan excel sheets yang berisi angka dan tulisan kecil2  *yang bikin sakit mata* , mulai ngomong pake bahasa inggris lagi, tapi untungnya kerjaan hari ini gak terlalu banyak,  gak terlalu banyak juga barang masuk yang harus diterima. Kerjaannya langsung beres dalam beberapa jam saja dan manager aku pun libur hari ini, makanya aku bisa sedikit santai dan nulis postingan ini sambil dengerin lagu hehehe.

Gak kerasa tanggal 8 bulan depan aku akan genap dua tahun ada disini, harus tandatangan kontrak baru lagi, disini kontraknya dibikin pertahun dan gak terbatas mau ampe berapa lama pun. Tapi rencananya sih aku akan pulang pertengahan tahun depan, pengen istirahat dulu di bandung beberapa bulan sebelum nyari kerja keluar negeri lagi. Memulai petualangan baru lagi …

Yosh!! Ayo semangat!! …  masih banyak mimpi yang pengen aku raih, tapi sekarang sih jalanin aja apa yang ada di depan mata dan berharap semuanya akan baik2 saja dan akan berjalan sesuai rencana. Amiiiin ………….  Doain aku yaaa (^^,)v

fesbuk …

Nggak bisa dipungkiri emang klo yg namanya facebook udah jadi bagian dari kehidupan kita sekarang ini, hampir setiap orang udah terdaftar jadi anggotanya, bahkan ibu saya yang gak pernah berurusan ama internet sebelumnya sekarang udah rajin posting di facebook.

ya mungkin ada sebagian orang yang gak begitu suka atau menganggap facebook tuh gak berguna, ya gak apa2, itu mah terserah mereka aja…ada juga dulu yang sampe2 membenci facebook gara2 si mark zukerberg si penemunya adalah keturunan yahudi, terus saya bilang dari pada pusing2 ngurusin asal-usul penciptanya lebih baik kita pikirkan apa manfaat yang kita bisa dapetin dari facebook, toh didalamnya gak ada unsur sara (kecuali grup2 yg dibuat oleh para usernya).

bagi aku pribadi facebook merupakan sarana silaturahmi paling efektif. (karena aku tinggal di luar negeri, jauh dari siapapun), aku jd bisa tau kabar2 dari keluarga dan teman2 aku dirumah, mereka juga bisa tau kabar aku disini. pokoknya bagi saya facebook sangat bermanfaat sekali deh.

facebook juga bisa menjadi sarana kita untuk bebas berekspresi, entah itu marah2, ngelawak, curhat, atau bahkan melakukan hal-hal bodoh seperti apa yang teman2 aku lakukan kmaren ini, sumpah ini bikin aku ketawa ngakak sekaligus terharu, entah apa maksud dibalik perbuatan mereka tapi sukses bikin aku terhibur. mereka mengganti profile picture mereka jadi foto aku katanya supaya aku cepet2 pulang ke indonesia … hahaha, ada2 aja …  ini screen cap nya :

ini satu lagi … 😀 *muka aku semua *

trus baru aja tadi dapet ginian, yang dengan pastinya dijadikan profile picture juga oleh salah satu teman ku >__< …

gak tau apa sebenernya maksud dari semua itu, *agak mencurigakan sih* , tapi gak apa2, jadi bikin aku cengar-cengir sendiri ngeliatnya hehehe … dan jadi pengen cepet2 pulang .. *yosh* semangaat !!!

jadi gak ada yg salah dengan facebook kan? … asal jangan lupa waktu aja .. hehehe

 

 

 

My Video ^^

kemaren saya dan temen saya iseng2 bikin video pendek, videonya bercerita tentang musik yang saya suka… well karena bikinnya dadakan jadinya gugup deh ngomongnya hehehe, maklum amatiran…
ini diambil di Aspire zone, Villaggio mall, Doha, Qatar tanggal 24 Nov 2010

video ini di ambil dan di edit oleh teman saya Noval Reza dengan kamera Canon 550d nya.

backsounds nya

  1. Little Princess  by Feisa Firmansyah
  2. Hello hello ~another star~ by Core of soul
  3. Kazami Dori by Depapepe
  4. Start by Depapepe

Me & my early days in Doha

It’s been almost 2 year I’m working in this country, still remember the first day I came here, it was on a cold winter night in early January, I was full of excitement and yet worries since it was the first time I went abroad. I came together with another Indonesian friends, there were 8 of us

My early days in here I stayed in company’s flat, there are people from different countries lived there and I was shared a room with 2 friends from Indonesia. It was located very close to the airport, just by the other side of the road, I can watch the planes come and go directly through my windows. only 3 of us stayed in this place, the other Indonesian friends were placed in another place. I was still try to adjust myself in this new situation and tried to get used to everything.

my early days in Doha I went out quite often that time, either with friends  or alone just to see things that I haven’t seen before,  spent couple hours by the seaside watched the view  of this seaside city.walked around the markets and  traditional shops, it was so exciting, what a great experience.

Souq Wafiq is always be my favourite place to visit, it is a arabian traditional market, it’s so beautiful and exotic, old arabic building architecture, souvenir shops are plenty in here. It will be crowded in the night time since mostly the shops in here are open in 4:00 pm. I usually went there with friends having coffee and sheesha.